“PAGI YANG HILANG DARI LANGIT MAUMERE” (GEMPA MBAY-FLORES 15 AGUSTUS 2026) Karya. ALDHY DYU Pagi itu, saya berangkat seperti biasa. S
Selengkapnya" UNTUK PALUE, PULAU YANG TERLUKA" Karya. ALDHY DYU Untuk masyarakat Palue yang pernah memberi saya tempat untuk memperkenalkan sekolah, dan kini sedang bertahan di tengah luka akibat gempa.
SelengkapnyaMAUMERE, 14 AGUSTUS 2026 — Suasana khidmat dan penuh semangat patriotisme menyelimuti lapangan SMPK Binawirawan Maumere pada Jumat pagi. Tepat pukul 07.30 WITA hingga selesai, sebanyak 650 siswa-siswi berbaris rapi mengenakan seragam Pramuka lengkap untuk melaksanakan Upacara Bendera dalam r
SelengkapnyaPenulis: Yulianus Albertus Ebe, S.Fil., Gr.Instansi: SMPK Bina Wirawan Maumere Pendahuluan Pendidikan yang bermakna tidak hanya diukur dari tingginya nilai akademik peserta didik, tetapi juga dari sejau
SelengkapnyaOleh: Fransiskus Almadiu, S.Fil., Gr. || SMPK Bina Wirawan Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur Pendahuluan Setiap pagi, ketika lonceng sekolah berbunyi di SMPK Bina Wirawan, K
SelengkapnyaPenulis : Emanuel Kak Beda, S.Pd., Gr. || Instansi : SMPK Bina Wirawan Maumere Setiap pagi, jutaan anak di seluruh penjuru Nusantara melangkahkan kaki menuju sebuah ruangan berukuran sekitar 7 x 8 meter. Di dalam ruangan yang
SelengkapnyaKarya. Kaka Aldhy Dhyu "Ada perjalanan yang hanya berlangsung tiga hari, tetapi mampu meninggalkan jejak sepanjang usia. Ada perkemahan yang berakhir ketika tenda dibongkar, teta
Selengkapnya"Ada perpisahan yang tidak pernah benar-benar mengajarkan kita untuk melepaskan
SelengkapnyaEmpat puluh tiga tahun.... "Empat puluh tiga tahun adalah usia yang cukup bagi sebuah pohon untuk menancapkan akar hingga menembus jantung bumi. Usia yang cukup bagi sebuah sekolah untuk melahirkan rib
Selengkapnya









-350x210.png)





